Manusia Makhluk Moral
Moral=Akhlak. Menurut saya, moral sama dengan akhlak. Moral merupakan
pengetahuan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab. Moral juga
berarti ajaran yang baik dan buruk perbuatan dan kelakuan (akhlak). Moralisasi,
berarti uraian (pandangan, ajaran) tentang perbuatan dan kelakuan yang baik.
Demoralisasi, berarti kerusakan moral.
Menurut asal katanya “moral”
dari kata mores dari bahasa Latin, kemudian diterjemahkan menjadi “aturan
kesusilaan”. Dalam bahasa sehari-hari, yang dimaksud dengan kesusilaan bukan
mores, tetapi petunjuk-petunjuk untuk kehidupan sopan santun dan tidak cabul.
Jadi, moral adalah aturan kesusilaan, yang meliputi semua norma kelakuan,
perbuatan tingkah laku yang baik. Kata susila berasal dari bahasa Sansekerta,
su artinya “lebih baik”, sila berarti “dasar-dasar”, prinsip-prinsip atau
peraturan-peraturan hidup. Jadi susila berarti peraturan-peraturan hidup yang
lebih baik.
Akhlak didefinisikan sebagai
perilaku, tetapi perilaku harus diulang hanya sekali tidak cukup untuk
melakukan perbuatan baik, atau hanya kadang-kadang. Seseorang dapat dikatakan
merosot jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi yang kuat dan
dilakukan tanpa banyak pertimbangan terutama pikir pertimbangan sering diulang,
sehingga terkesan sebagai suatu keharusan untuk melakukan. Jika hal itu
dilakukan oleh dipaksa tidak refleksi dari akhlak.
Manusia yang normal pada intinya mampu mengontrol keputusan susila dan
mampu membedakan antara hal-hal yang baik dan buruk. Selain itu juga mampu
membedakan hal yang benar dan hal yang salah untuk kemudian mengarahkan
hidupnya ke arah tujuan-tujuan yang berarti sesuai dengan pilihan dan keputusan
hati nurani dalam mempertimbangkan baik, buruk, salah dan benar.
Manusia adalah makhluk moral. Moral berarti perilaku yang sesuai dengan
kode moral di dalam kelompok sosial, yang dikembangakan oleh konsep moral.
Konsep moral ialah peraturan perilaku yang telah menjadi kebiasaan bagi anggota
suatu budaya. Konsep moral inilah yang menentukan pola perilaku yang diharapakan
dari seluruh anggota kelompok.
Ciri manusia bermoral atau manusia tidak bermoral adalah jika seseorang
melakukan tindakan sesuai dengan nilai rasa dan budaya yang berlaku ditengah
masyarakat tersebut dan dapat diterima dalam lingkungan kehidupan sesuai aturan
yang berlaku maka orang tersebut dinilai memiliki moral. Kata moral atau akhlak
seringkali digunakan untuk menunjukkan pada suatu perilaku baik atau buruk,
sopan santun dan kesesuaiannya dengan nilai-nilai kehidupan pada seseorang.
Berikut beberapa contoh perilaku bermoral:
1. Tidak bermain saat pelajaran berlangsung.
2. Memperhatikan guru saat menjelaskan.
3. Datang tepat waktu ke sekolah.
4. Berusaha melaksanakan serta senang bekerjasama dan saling menolong
dengan sesama anggota masyarakat.
Timbulnya kesadaran serta pendirian Akhlak, etika dan moral merupakan pola
tindakan yang didasarkan atas nilai mutlak kebaikan. Hidup yang selalu
berpegang teguh pada akhlak, etika dan moral adalah tindakan yang tepat dalam
mewujudkan terhadap kesadaran akhlak, sebaliknya hidup yang tidak sesuai dengan
akhlak, etika dan moral yang baik merupakan tindakan yang menentang kesadaran
tersebut. Sebagai generasi penerus kita harus selalu berakhlak yang baik dalam
kehidupan sehari-hari demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar