Selasa, 08 Oktober 2019

Manusia Sebagai Makhluk Otonom/ Tugas 05


MANUSIA SEBAGAI MAHKLUK OTONOM

Khilmi Mustofa
Otonom atau dalam artian lain berarti berdiri sendiri atau mandiri, dengan demikian setiap orang memiliki hak dan kekuasaan menentukan arah tindakannya sendiri. Manusia sulit dipahami dan dimengerti secara menyeluruh tetapi manusia mempunyai banyak kekuatan-kekuatan spiritual yang mendorong seseorang mampu bekerja dan mengembangkan pribadinya secara mandiri.
Arti otonom adalah mandiri dalam menentukan kehendaknya, menentukan sendiri setiap perbuatannya dalam pencapaian kehendaknya. Allah membrikan nikmat hidup yang sejatinya itu sangat membuktikan bahawa allah SWT sangat sayang terdap semua umatnya, untuk nikmat hidup adalah memberika pada  semua mahluk  tanpa memandang siapapun pasti akan diberikan kenikmatan tersebut , misalnya kenikmatan yang paling dirasakan tanpa harus diminta kepada Alloh  adalah sebagai berikut :
a.    Nikmat air
Sebagai mahluk hidup air merupakan komponen yang tidak akan terpisah dari  kehidupan manusia tidah dipungkiri lagi air sudah menjadi kebutuhan yang wajib untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia. Karena manusia terdiri dari 60-70% air didalam tubuhnya dengan demikian manusia sebagian besar terdiri dari air. Nikmat Air ini  telah diberikan oleh Alloh kepada manusia dengan sukarela dan kepada seluruh mahkluk yang ada di Bumi ini.
b.    Nikmad Udara
Udara merupaka sumber kehidupan manusia yang selalu dan setiap saat diperlukan oleh manusia. Mengiat  tanpa udara kita tidak akan bisa bernafas dan sebagai mahluk hidup jika tidak bernafas maka akan sulit untuk melanjutkan di kehidupanya. Nikmat udara ini  telah diberikan oleh Alloh kepada manusia dengan sukarela dan tanpa harus memintanya.
     Allah telah memberikan akal fikiran yang membuat manusia tahu apa yang harus dilakukannya dan mengapa harus melakukannya. Dengan kemampuan fikirannya,  manusia mampu membedakan hal baik dan buruk dan membuat keputusan berdasarkan suara hatinya.
      Allah memberi kebebasan kepada manusia. Meskipun kebenaran itu dari Allah, namun Allah tidak pernah memaksa manusia untuk mengimani Allah dan Rasul-Nya.
Adapun juga nikmat lain yang juga seringkali dilupakan manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang. Disaat kita sehat, terkadang kita lupa segalanya. Semua terasa berjalan dengan lancar, tanpa masalah dan lupa dengan yang memberi kesehatan. Dan apabila sudah jatuh sakit, barulah terasa banyak hambatan dan ternyata sehat itu segalanya dan saat merasa Seringkali umat manusia malah mengambil kegiatan nesakit manusia akan dekat kepada alloh untuk diberi kesehatan.



Sumber: rafiki muhammad, 2016manusia sebagai makhluk otonom http://muhammadrafiki10.blogspot.com/2016/10/manusia-makhluk-otonom.html diakses pada tanggal 6 Oktober 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar